Kota Pagi

Masih ada kehidupan
Sampai senja berdiri tegak
Kehidupan terus berjalan

Matahari menggeliat, memampar mata-mata tertutup
Muliu beradu dengan ayam yang berkokok
Dan embun yang membuat dingin kaki telanjang
Lampu-lampu mulai padam
Isyarat pagi mulai beranjak melenyapkan malam.

Nafas-nafas dengan mata-mata terbuka mulai terlihat
Pagi menjelma menjadi kehidupan
Kebisingan membumbung ke udara
Sesaknya jalan penuh jutaan sekat
Teriakan nyaring mulai terdengar sok hebat

Panas membuat sang siang muncul
Tapi suasana pagi tetap membelenggu
Masih ada kehidupan
Sampai senja berdiri tegak
Kehidupan terus berjalan

Sepertinya bulan melahap matahari kali ini
Karena sosoknya mulai tergantikan lampu-lampu neon
Tapi masih ada kehidupan
Yang masih belum beranjak untuk pergi, atau
Masih pagikah di kota ini?

Nurlinawati
Solo

Sumber: Kuntum, 371 Desember 2015

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *