Partisipatif

Kontes Lukis Anak Nasional ini merupakan perayaan bergembira bersama. Meskipun yang melukis hanya satu orang, namun di balik itu ada orkestra hebat sehingga tercipta suatu karya lukis. Bahkan bisa menjadi kolosal ketika publik terlibat dalam mendukung anak berkreasi. Mau tahu perannya?

Keluarga

Saat melukis, si anak tidak sendirian. Keluarga sangat berperan. Sang kakak menyiapkan minuman. Ibunya membuat penganan. Bapaknya menunggui sambil mendokumentasikan proses. Semangat penuh keingintahuan sang adik, menjadikan semuanya terbahak. Karya lukis yang dihasilkan adalah hasil diskusi.

Hal yang tidak diperkenankan pada kontes lukis ini hanyalah membantu melukis ke media lukis. Kalau membantu meraut pensil atau mengambilkan pewarna, mengapa tidak?

Hal asyik terjadi jika foto dan video saat berproses diunggah ke media sosial oleh keluarganya. Tentu saja dengan ijin sang pelukis dan memperhitungkan privacy. Beri tagar  #KontesLukis #HariAnak #PendidikanInklusi #AnakMelukis #AnakMerdeka #BahagiaDiRumah #WaspadaCovid19 #IndonesiaMerdeka dan tagar lain yang biasanya dipakai. Jangan lupa klik / senggol akun panitia di bawah ini:

kami siap meramaikannya.

Publik

Kontes Lukis Anak Nasional mengajak publik mengapresiasi kreativitas anak-anak. Dukungan kawan-kawan merupakan spirit mereka untuk terus berkarya. Patut disayangkan apabila luapan api-api kecil ini padam karena kita berdiam diri.

Kontes lukis ini tidak tergantung pada sponsor namun menginisiasi komunitas gotong royong untuk anak. Setiap orang mempunyai sumber daya yang bisa dibagikan. Hal yang paling mudah dilakukan adalah acung jempol, komentari, bagikan dengan gawai kita.

Temukan potensi-potensi anak-anak tersebut di sosial media dengan tagar #KontesLukis #HariAnak #PendidikanInklusi #AnakMelukis #AnakMerdeka #BahagiaDiRumah #WaspadaCovid19 #IndonesiaMerdeka atau klilk / jenguk akun panitia di bawah ini:

Kawan-kawan juga dapat memberi penghargaan para pemenang. Panitia menggabungkannya dengan hadiah yang sudah disiapkan.

Publik bisa juga memberikan hadiah khusus pada karya lukis tertentu yang nanti dipamerkan di laman https://Bocah.org dengan menghubungi panitia di surel KontesLukis@Bocah.org.

Siapa Saya

Pak Tino Sidin adalah legenda. Almarhum mengasuh Gemar Menggambar TVRI era 80'an. Pada akhir acara beliau menunjukkan gambar kiriman anak-anak dari berbagai daerah dan berkomentar "Bagus!".

Pak Tino Sidin membimbing anak-anak berani menggambar. Semua karya adalah benar, tidak ada yang salah. Masing-masing unik dengan kekhasannya sendiri-sendiri. Klik gambar pak Tino Sidin berikut untuk melihat bagaimana beliau memotivasi anak-anak (menit 1.20):

Pak Tino Sidin juga menerbitkan buku serial pelajaran menggambar

Bagaimana dengan kita? Apakah harus menjadi orang terkenal? Siapa bilang? Mulailah sekarang juga.

Gawai yang kita pegang adalah senjata ampuh. Mari dukung anak-anak pada Kontes Lukis Anak Nasional ini. Kontes lukis sebagai sarana pengasah ketrampilan melukis anak-anak dan empati publik.

Simak laman ini untuk menelusuri media sosial tempat karya lukis anak-anak hebat tersebut diunggah. Bagikan, komentari, dan acung jempol adalah hal yang paling sederhana yang bisa kita lakukan. Apresiasi Anda pasti positif bagi semesta. Gunakan kata kunci #KontesLukis #HariAnak #PendidikanInklusi #AnakMelukis #AnakMerdeka #BahagiaDiRumah #WaspadaCovid19 #IndonesiaMerdeka.

Kiat paling mudah untuk menemukannya adalah dengan klik / mengunjungi akun panitia di bawah ini:

Kolunas 2020
Kolunas

Kolunas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *